BERITA SULBAR

Berikut Cara SMP AMJ Dan SMP PT Pasangkayu Mengembangkan Potensi Anak Didiknya

SUARANEGERI || PASANGKAYU — Sumber daya alam yang melimpah di Indonesia seharusnya menjadi berkah bagi bangsa Indonesia, namun hal tersebut terasa masih jauh panggang dari api.

Dengan dalih investasi, kita sering lupa bahwa seharusnya anak-anak muda bangsa Indonesia di bina agar menjadi lebih berkemampuan untuk mengelola segala sumber daya yang ada tersebut.

Sudah banyak contoh Negara bisa maju dengan mengembangkan sumber daya manusia yang di milikinya. Bukankah secara potensi alam negara seperti Singapura, Taiwan, Korea Selatan tidak lebih kaya dari Indonesia? Tetapi mereka lebih maju, karena basis pembangunan mereka adalah pengembangan kwalitas sumber daya manusia.

Di Kabupaten Pasangkayu sejatinya ada contoh sekolah yang sudah beberapa dekade ini fokus bagaimana mengembangkan potensi anak anak didiknya yaitu SMP Astra Makmur Jaya (AMJ) dan SMP PT Pasangkayu. Sekolah yang bermottokan Sekolahnya Para Juara tersebut mengembangkan setiap anak didiknya dengan memberi ruang yang cukup untuk pengembangan minat bakat siswa.

Kartina,S.Pd selaku guru pembina di SMP PT Pasangkayu mengatakan bahwa dalam seminggu sekali yaitu setiap hari sabtu, para Guru pengajar fokus bagaimana mengembangkan bakat minat siswa-siswinya.

“Seminggu sekali kami menyisihkan waktu sehari memberi siswa kami kesempatan mengembangkan bakatnya agar dapat diketahui apakah bakat mereka baik di bidang akademik maupun non akademik,” ungkapnya.

Sementara itu, ditempat terpisah Hadiana,S.Pd selaku guru pembina di SMP AMJ juga mengatakan bahwa secara akademik para Guru pengajar di Sekolahnya pada dasarnya tidak membuat perankingan siswa. Ia menjelaskan, kalaupun ada ranking sekolahnya fokuskan pada perankingan per mata pelajaran.

“Hal tersebut kami lakukan agar setiap guru lebih mudah mengenali kelebihan dan kekurangan setiap siswa dan lebih mudah juga dalam melakukan pendekatan untuk membantu siswa tersebut,” ujarnya.

Hadiana juga menambahkan, di Kelasnya juga melarang memberikan identitas kelas berdasarkan abjad, seperti kelas A, B dan C, akan tetapi di beri nama sesuai idola anak anak di bidang pendidikan misalnya kelas Ki Hajar Dewantoro, kelas BJ Habibie atau Kelas Kartini sehingga anak anak tidak merasa rendah diri ketika berada di suatu kelas.

“Kami meyakini semua anak itu istimewa dan semuanya pastilah memiliki bakat yang tertentu tinggal bagaimana cara kita membuat mereka meluapkan dan mengeluarkan keterampilan mereka,” tuturnya.

Ke Dua Sekolah binaan PT Astra Agro Lestari (AAL) tersebut di berbagai kegiatan dalam rangka pengembangan siswa terus di lakukan. Sebagai contoh baru-baru ini salah satu siswa SMP AMJ bernama Hanifah Indillahi Azizah berhasil mewakili Provinsi Sulawesi Barat dalam kejuaraan FLS2N .

Bidang fotografi, pihak sekolah dalam waktu dekat juga akan melaksanakan kegiatan pelatihan fotografi sekaligus melombakannya yang di ikuti kalangan siswa, guru dan karyawan lainnya.

“Banyak profesi yang berhubungan dengan kegiatan fotografi , dan saya berharap kegiatan ini dapat membantu siswa, termasuk guru-guru agar dapat memiliki keahlian tentang kegiatan fotografi dan semoga ada manfaatnya”, ucap Hadiana menutup pembicaraan. [E/Sdir]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top