MAMUJU, SUARA NEGERI – Pengadaan enam unit ambulance senilai Rp2.598.000.000 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju mulai menjadi perhatian publik. Di tengah tuntutan efisiensi belanja pemerintah, alokasi anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan pertanyaan di masyarakat.
Berdasarkan data paket pengadaan dengan total pagu mencapai Rp2,598 miliar untuk pengadaan enam unit ambulance pada Tahun Anggaran 2026, di bawah Satuan Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju.
Besarnya nilai anggaran tersebut memunculkan sejumlah pertanyaan, mulai dari spesifikasi ambulance yang akan dibeli, peruntukan masing-masing unit, hingga dasar penetapan harga. Transparansi menjadi penting mengingat pengadaan dilakukan menggunakan uang rakyat.
Terkait hal tersebut, Mediasuaranegeri berupaya meminta penjelasan kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju pada Kamis 30 Juli 2026. Namun, upaya konfirmasi belum membuahkan hasil.
Informasi yang diperoleh, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju sedang melaksanakan dinas luar, sementara Kepala Bidang yang juga bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak berada di kantor karena sedang menjalani pengobatan di Makassar.
Kondisi tersebut membuat berbagai pertanyaan terkait pengadaan belum dapat dijawab secara resmi oleh pihak yang berwenang. Padahal, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Penjelasan mengenai spesifikasi kendaraan, harga satuan, sumber pendanaan, serta kebutuhan riil enam unit ambulance menjadi informasi yang layak diketahui publik agar tidak menimbulkan spekulasi.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang terus didorong pemerintah, setiap belanja bernilai miliaran rupiah seharusnya disertai penjelasan yang memadai. Apalagi sektor kesehatan merupakan layanan publik yang menyangkut keselamatan masyarakat, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan harus benar-benar memberikan manfaat yang terukur.
Meski demikian, tim redaksi media ini terus berupaya melakukan konfirmasi untuk mendapatkan penjelasan atas keterbukaan informasi terkait pengadaan tersebut.
Dirman
***