PASANGKAYU, Mediasuaranegeri.com — Sebanyak 10 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pasangkayu resmi dihentikan sementara operasionalnya mulai 8 April 2026. Kebijakan ini menjadi sinyal tegas bahwa standar kelayakan pangan dan sanitasi belum sepenuhnya terpenuhi.
Penghentian tersebut dilakukan sambil menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan air yang saat ini tengah diperiksa oleh Dinas Kesehatan (Dinkes). Hasil pengujian ini akan menjadi dasar utama untuk menentukan apakah dapur-dapur tersebut dapat kembali beroperasi atau justru tetap ditutup.
Di tengah penghentian itu, sebanyak 11 dapur SPPG lainnya masih tetap beroperasi. Dari jumlah tersebut, 9 dapur telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sementara 2 dapur lainnya masih dalam proses penerbitan sertifikat, namun tetap diberi ruang beroperasi karena masih berada dalam tahapan administrasi dan verifikasi.
Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Pasangkayu, Syahril, menjelaskan bahwa seluruh dapur yang dihentikan telah melalui proses pengambilan sampel, baik makanan maupun air, sebagai bagian dari pengujian kelayakan.
“Hasilnya akan dikembalikan ke Dinas Kesehatan. Jika semua memenuhi syarat, maka izin operasional akan kembali diterbitkan,” ujarnya saat dikonfirmasi tim media.
Ia menegaskan, langkah penghentian ini bukan semata administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga kualitas dan keamanan konsumsi masyarakat. Standar higienitas pangan, kata dia, merupakan syarat mutlak yang tidak bisa ditawar dalam layanan pemenuhan gizi.
“Ini menyangkut kesehatan masyarakat. Jadi sebelum dinyatakan layak, operasional tidak bisa dilanjutkan,” tegasnya.
Kebijakan ini sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh pengelola dapur SPPG agar lebih serius dalam memenuhi standar kesehatan lingkungan, pengolahan makanan, hingga kualitas air yang digunakan.
Diketahui, 10 Dapur SPPG yang dihentikan untuk sementara yakni;
▪︎ SPPG Pasangkayu 4 – Yayasan Kemala Bhayangkari, Kecamatan Pasangkayu.
▪︎ SPPG Bambaira – Yayasan Sinar Bumi Tadulako, Kecamatan Bambaira.
▪︎ SPPG Baras 2 (Bambaloka) – Yayasan Punggawa Batara Alam, Kecamatan Baras.
▪︎ SPPG Sarjo 1 (Sarude) – Yayasan Mira Nasir Mubarak, Kecamatan Sarjo.
▪︎ SPPG Sarjo 2 (Letawa) – Yayasan Syam Cahaya Mandar, Kecamatan Sarjo.
▪︎ SPPG Bambalamotu 2 – Yayasan As’adiyah Kecamatan Wonomulyo, Kecamatan Bambalamotu.
▪︎ SPPG Lariang – Yayasan Rumah Qur’an As’adiyah Makassar, Kecamatan Lariang.
▪︎ SPPG Randomayang 1 – Yayasan Insan Ulil Amri, Kecamatan Bambalamotu.
▪︎ SPPG Randomayang 2 – Yayasan Guntur Satu Nusantara, Kecamatan Bambalamotu.
▪︎ SPPG Dapurang 2 – Yayasan Garuda Benteng Kassa, Kecamatan Dapurang. (*)
***