PASANGKAYU, Mediasuaranegeri.com – Menyusul beredarnya isu di media sosial terkait pembelian pipa drainase yang disebut-sebut dibebankan kepada warga, anggota DPRD Pasangkayu dari Fraksi Golkar, H. Saifuddin Andi Baso, menegaskan pentingnya peran bersama dalam menangani persoalan banjir dan genangan air di wilayah perkotaan.
H. Saifuddin membenarkan adanya pembelian pipa saluran pembuangan untuk memperlancar aliran air yang tersumbat di salah satu drainase di Kota Pasangkayu. Namun, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya darurat demi mencegah dampak yang lebih luas akibat genangan air pasca hujan.
“Pembelian pipa itu adalah bentuk inisiatif bersama untuk penanganan cepat. Saat itu belum ada anggaran pemerintah yang bisa langsung digunakan, sementara kondisi di lapangan sudah mendesak dan harus segera ditangani,” tegas H. Saifuddin saat dikonfirmasi melalui via telpon whatsapp. Selasa, 13 Januari 2026.
Ia menekankan bahwa pengadaan pipa tersebut bukan pungutan atau pembebanan kepada masyarakat, melainkan hasil kesepakatan dan patungan sukarela. Patungan itu dilakukan oleh dirinya, anggota DPRD Pasangkayu H. Hariman, serta salah satu warga setempat. Proses penanganan juga didukung dengan ketersediaan alat berat di lokasi.
Menurutnya, persoalan drainase dan banjir tidak bisa hanya menunggu proses anggaran yang memakan waktu, sementara keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama.
Lebih jauh, H. Saifuddin mengimbau masyarakat untuk tidak hanya menyoroti upaya penanganan, tetapi juga ikut bertanggung jawab dalam menjaga fungsi drainase. Ia menegaskan agar warga tidak membuang sampah sembarangan, tidak menutup saluran air, serta tidak meninggalkan material bangunan yang dapat menghambat aliran air.
“Kalau drainase tersumbat karena sampah dan material bangunan, maka banjir akan terus berulang. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau wakil rakyat,” ujarnya H. Saifuddin DPRD 3 periode.
Ia berharap ke depan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat agar persoalan genangan air dan banjir di Kota Pasangkayu dapat dicegah sejak dini melalui kepedulian bersama.
Dirman
***