KRIMINALITAS

Ular Raksasa Meresahkan Warga

MSN.com, SELUMA UTARA – Ular raksasa berjenis Pithon sepanjang 12 meter, muncul di Sungai Muara Seluma, Desa Pasar Seluma, pada malam lalu. Tentu saja kemunculan ular ini membuat warga resah. Bahkan warga terpaksa mengurungkan niatnya beraktivitas di air sungai pada malam hari. Padahal selama ini hal itu biasa dilakukan.

Kepala Desa Desa Pasar Seluma Kecamatan Seluma Selatan Hertoni menuturkan kepada Bengkulu Ekspress, ular tersebut sudah menjadi isu hangat sejak 3 tahun lalu. Saat itu ukurannya baru sepanjang 8 meter. Dengan ciri-ciri jenis ular pithon. Setelah beberapa tahun baru kali ini menampakan diri sampai berulang kali kepada warga.

“Tahun lalu saya sendiri pernah ketemu bekas dia lewat dilumpur masih baru tidak jauh dari pembangunan TPI (tempat pelelangan ikan). Ukurannya diamaternya sekitar dua jengkal dan panjang sekitar 10 meter,” Kata Kades Hertoni.

Diceritakan Kades, dia mendapat laporan kemunculan ular itu dari warganya Marzoni. Saat itu Merzoni sedang memancing pada malam hari dan saat itulah ular itu keluar. Kepala ular tersebut besarnya lebih dari satu jengkal. Kelang beberapa hari kemudian warga lainnya Mulyadi juga melihat ular itu. Saat Mulyadi menjala udang pada malam hari. Ular itu panjangnya sebesar tiang listrik atau berdiameter 30 dengan panjang sekitar 12 meter.

“Sudah beberapa orang warga yang melapor dan resah akan kemunculan ular ini,”bebernya.

Begitu mendapat laporan warganya, kades langsung mengumpulkan perangkat dan warga lain untu menyisir mencari ular tersebut keesokan harinya. Warga menyirisri tempat ular itu biasa menampakan diri di Pulau Sekampung Sungai Muara Seluma sampai dengan perbatasan pantai. Hanya saja hasilnya masih nihil.

“Sudah kita sisir tapi belum ketemu, Dandim 0425 Seluma sudah turun kedesa. Kapolsek dan Polres dan BKSDA, juga sudah kita hubungi. Nantinya mereka siap membantu kapan untuk melakukan pencarian ular tersebut,” ungkap Kades.

Kemu nculan ular itu dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan warga Desa Pasar Seluma yang kesehariannya beraktivitas di Sungai Muara Seluma. Termasuk juta bisa mengancam warga luar desa yang sering memancing ke muara sungai.

“Ketemu mayoritas malam, jadi untuk ancaman pastinya ada. Himbauan harus tetap waspada kalau mancing jangan sendiri dan melihat kondisi lokasi mancing, tetap harus waspada. Kita siap melakukan penyisiran kembali. Disaat warga bertemu ular itu langsunglah melapor dan langsung kita sisiri,” katanya.

Sumber: Bengkulu Ekspress
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top