JENEPONTO, Mediasuaranegeri.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, terus diperkuat melalui sinergi antara AL AMSAR AL MUTOHAR RAHMATAN LIL ALAMIN, SPPG Jeneponto Tamalatea Manjangloe, serta mitra pendukung pelaksana program. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia sejak dini.
Melalui SPPG Jeneponto Tamalatea Manjangloe, Program MBG saat ini telah melayani 2.865 penerima manfaat, yang mayoritas merupakan peserta didik di berbagai satuan pendidikan di wilayah Tamalatea dan sekitarnya. Capaian tersebut mencerminkan komitmen kuat seluruh pihak dalam memastikan layanan pemenuhan gizi berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
Yayasan AL Amsar Al Mutohar Rahmatan Lil Alamin berperan dalam penguatan kelembagaan, manajemen, serta dukungan sistem pelaksanaan program. Sementara itu, SPPG Jeneponto Tamalatea Manjangloe menjadi ujung tombak operasional yang memastikan proses pengolahan hingga pendistribusian makanan bergizi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Dukungan mitra turut memperkuat kelancaran pelaksanaan program, mulai dari penyediaan bahan pangan hingga distribusi di lapangan.
SPPG Jeneponto Tamalatea Manjangloe beralamat di Jalan Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Manjangloe, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan. Keberadaan SPPG ini menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi, khususnya bagi peserta didik di wilayah pesisir dan pedesaan.
Program MBG merupakan implementasi kebijakan prioritas nasional melalui Badan Gizi Nasional, yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan serta menekan risiko permasalahan gizi sejak usia dini.
Pelaksanaan Program MBG dijalankan secara terencana dan berkesinambungan. Seluruh tahapan, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan, dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kebersihan, keamanan pangan, serta pemenuhan gizi seimbang. Penyusunan menu disesuaikan dengan standar kebutuhan nutrisi agar asupan gizi yang diterima aman, optimal, dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
Dalam mendukung operasional program, SPPG Jeneponto Tamalatea Manjangloe didukung oleh tim pengelola yang kompeten, di antaranya Kepala SPPG Ghafur Alfyan Ahza, S.Stat., Ahli Gizi Ketut Ernayanti, S.Gz., Akuntan Andi Tenri Dilasari, S.Ak., M.M., serta Asisten Lapangan (Aslap) Ayu Ariska Amiruddin, S.Kep.
Pihak pengelola menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG tidak terlepas dari kerja sama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari yayasan, SPPG, mitra pendukung, hingga dukungan pemerintah daerah dan satuan pendidikan.
Ke depan, sinergi yayasan, SPPG, dan mitra ini akan terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas dapur, penyempurnaan sistem distribusi, serta penguatan koordinasi lintas sektor. Edukasi gizi kepada pengelola dapur dan relawan juga terus didorong guna meningkatkan pemahaman tentang pola makan sehat serta menjaga keberlanjutan Program MBG.
Dengan dukungan seluruh pihak, Program MBG di Jeneponto diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.(**)
***