TNI/POLRI

Rakernis Fungsi Perencanaan Polda Sulbar: Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Strategis 2026

POLDA SULBAR, Mediasuaranegeri.com – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat menggelar Rakernis Fungsi Perencanaan dengan tema “Evaluasi Pelaksanaan Kinerja dan Anggaran Polda Sulbar Tahun 2025 serta Rencana Kinerja Tahun 2026”, Senin 5 Januari 2026, di Aula Marannu.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta serta dihadiri oleh sebanyak 150 personel ini juga menjadi momentum penyerahan Dokumen Induk Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026, dilanjutkan dengan arahan langsung dari Kapolda.

Rakernis ini diselenggarakan untuk mengevaluasi capaian kinerja dan penggunaan anggaran seluruh Satuan Kerja (Satker) jajaran Polda Sulbar tahun 2025, sekaligus mengidentifikasi permasalahan yang muncul serta merumuskan solusi yang tepat.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyusun dan melaksanakan rencana kinerja tahun 2026 melalui penyerahan Satker Polda Sulbar Tahun 2026.

Narasumber pada acara ini berasal dari dua institusi penting, yaitu Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Barat dan perwakilan BPKJ. Selain itu, pihak Polda Sulbar juga mendapatkan arahan dan pendampingan dari Irwasda dan Biro Rencana Anggaran (Rena) Mabes Polri.

Dalam paparannya, Kanwil DJPb menjelaskan bahwa APBN 2026 sebagai rancangan pertama di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengusung visi misi mewujudkan kedaulatan pangan, energi dan ekonomi menuju Indonesia tengguh, mandiri, dan sejahtera.

Ia melanjutkan, APBN 2026 dirancang untuk mendorong laju ekonomi yang lebih cepat dan tinggi, menggerakkan sektor riil, serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Sementara itu, Kapopda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta dalam arahannya menyampaikan bahwa paparan dari Kanwil DJPb menjadi dasar penting dalam pengelolaan keuangan Polda Sulbar. Penyerahan DIPA tahun 2026 diharapkan menjadi penggerak utama aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas negara.

“Kita sebagai polisi memiliki tugas untuk mencegah kejahatan dan jika terjadi, harus mampu menyelesaikannya secara profesional dan tuntas. Anggaran yang diberikan harus dikelola dengan baik, transparan dan akuntabel,” tutur Kapolda.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi berkala setiap 3 bulan untuk memastikan serapan anggaran sesuai perencanaan, penggunaan tepat sasaran serta mengantisipasi kemungkinan pengalokasian anggaran yang dialihkan untuk kepentingan negara yang mendesak.

“Kita adalah Bhayangkara pejuang, sehingga anggaran yang ada harus digunakan seefisien mungkin agar tugas dapat terlaksana optimal. Saya mohon agar perencanaan anggaran disusun dengan matang, kemudian dilaksanakan dengan disiplin dan tanggung jawab,” tegas Kapolda.

Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pengelolaan keuangan selama ini dan mengimbau untuk memanfaatkan ruang konsultasi yang disediakan agar setiap penggunaan anggaran sesuai aturan dan prosedur, serta benar-benar mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, pelayanan masyarakat dan penegakan hukum.

Humas Polda Sulbar

***

The Latest

To Top